Hari Baik untuk Perjalanan Jauh dan Tirta Yatra

Menentukan Dewasa Ayu (hari baik) sebelum melakukan perjalanan jauh, yang bersifat spiritual seperti Tirta Yatra, adalah hal yang sangat penting. Tujuannya adalah untuk memohon keselamatan (rahayu), kelancaran, dan agar tujuan spiritual dari perjalanan tersebut tercapai dengan maksimal.

Menentukan hari keberangkatan bukan sekadar mencocokkan waktu luang, melainkan menyelaraskan energi makrokosmos (alam semesta) dengan mikrokosmos (diri kita). Dalam Wariga, terdapat beberapa indikator utama yang digunakan.

1. Berdasarkan Wewaran (Hari)

Secara umum, beberapa kombinasi Saptawara (Senin-Minggu) dan Pancawara (Umanis-Paing) dianggap sangat baik untuk memulai perjalanan :

2. Berdasarkan Padewasan Spesifik (Kala)

Dalam kalender Bali, terdapat beberapa dewasa yang secara spesifik merujuk pada keselamatan di jalan:

3. Khusus untuk Tirta Yatra

Tirta Yatra adalah perjalanan suci, sehingga hari-hari yang memiliki energi spiritual tinggi sangat diutamakan:


Hari yang Harus Dihindari (Ala)

Dalam Wariga, ada istilah "Ala" atau hari yang kurang baik yang sebaiknya dihindari untuk memulai perjalanan jauh karena diyakini memiliki energi yang berat atau penghalang:


Panduan Arah Mata Angin (Pengider-ider)

Selain memilih hari, menentukan arah keberangkatan berdasarkan hari tersebut juga menjadi kearifan lokal Bali. Misalnya:

Hari Arah yang Baik Keterangan
Redite (Minggu) Timur Menuju sumber cahaya/energi.
Soma (Senin) Utara Menuju kemakmuran/kesucian.
Anggara (Selasa) Barat Daya Mengikuti arus energi pelindung.
Budha (Rabu) Barat Kestabilan.

Catatan : Jika anda melakukan Tirta Yatra ke arah Gunung (Kaja) atau Laut (Kelod), pastikan niat suci sudah ditetapkan sejak melangkah keluar dari pintu rumah.


Tips Tambahan Sebelum Berangkat

  1. Mepiuning : Sebelum berangkat, sangat disarankan untuk melakukan persembahyangan di Sanggah/Pemerajan (pura keluarga) untuk memohon izin kepada leluhur dan manifestasi Tuhan agar dijaga selama perjalanan.
  2. Membawa Sarana : Pastikan membawa pejati atau minimal canang sari sebagai bentuk bakti di pura-pura yang akan dikunjungi.
  3. Kesehatan Fisik : Dewasa Ayu akan lebih maksimal jika didukung dengan kondisi fisik yang prima.
‹ Kembali